kliksurabaya.co.id-Dilaksanakan Bimbingan perkawinan pranikah angkatan 63 dan 64 kec. Kebomas, Gresik di aula Al-Ikhlas, Kantor Kemenag Kab. Gresik. Ibu Yuliastutik Ersat sebagai penyuluh dan Bu Masrifah dari PLKB hadir sebagai pemateri dalam kegiatan.
Ibu Yuliastutik Ersat menyampaikan materi bahwa 4 fondasi keluarga dalam perkawinan :
1. Zawwaj : berpasangan, merupakan pilihan kita (pasangan),
2. Mitsaqan gholidzon : ikatan yang kuat, proses penyerahan (pengantin perempuan dari orangtua kepada calon suami) itu adalah proses sakralitas dalam sebuah perkawinan atau ijab Qabul,
3. Muasyarah bil Maruf : pergaulilah pasanganmu dengan baik. Selalu berpegang teguh pada Kata “saling” dalam berbuat kebaikan, seperti saling berkomitmen, saling berkomunikasi, saling membantu untuk membentuk perkawinan yang sakinah mawaddah warahmah.
4. Musyawarah: dalam mencapai sebuah tujuan dalam rumah tangga, butuh yg namanya diskusi antara suami dan istri.
Sementara itu, Bu Masrifah dari PLKB beliau memberikan materi tentang mempersiapkan perkawinan dan kehamilan bagi calon pengantin. Beliau menyampaikan bahwa beberapa persiapan perkawinan antara lain sebagai berikut:
– Komunikasi dan Keterbukaan : Dalam mempersiapkan perkawinan tentu harus adanya sifat keterbukaan dan komunikasi yang intens bagi calon suami dan istri.
– Manajemen Keuangan : selain komunikasi dan keterbukaan, keuangan sangat penting dalam mempersiapkan perkawinan. Hendaknya Manajemen keuangan dikelola dengan baik dan cukup agar dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
– Peran dan Tanggungjawab : peran dan tanggungjawab sangat penting bagi calon suami dan istri yang akan melakukan perkawinan. Pentingnya saling mendukung, memahami perbedaan, dan bekerja sama dalam menghadapi tantangan yang ada.
Sedangkan beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait persiapan kehamilan :
– Pemahaman tentang Kesuburan: pemberian pengetahuan tentang siklus menstruasi, ovulasi, dan masa subur bagi wanita. Pasangan diajarkan untuk mengenali tanda-tanda kesuburan serta memanfaatkannya dalam merencanakan kehamilan.
– Prakehamilan: Calon pengantin diberikan informasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan sebelum kehamilan. Hal ini meliputi pemeriksaan kesehatan, menghindari kebiasaan buruk seperti merokok dan mengonsumsi alkohol, serta menjaga pola makan yang sehat.
Selain menyampaikan terkait kesiapan perkawinan dan kehamilan. Bu Masrifah juga menyampaikan terkait kesehatan reproduksi bagi pria dan wanita. Pasangan juga diberikan pengetahuan mengenai organ reproduksi, siklus menstruasi, produksi sperma, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi.
Beliau menyampaikan bahwa Kesehatan reproduksi merupakan aspek penting dalam kehidupan pria dan wanita. Baik pria maupun wanita perlu memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi mereka untuk memastikan kemampuan untuk memiliki anak, menjalani kehidupan seksual yang sehat, serta mencegah masalah kesehatan yang dapat mempengaruhi kesuburan dan kualitas kehidupan secara keseluruhan. (RLS)








